fbpx

Penyakit Ablasi Retina disebabkan oleh apa?

Ablasi retina termasuk penyakit mata. Penyakit ini dikarenakan lapisan tipis dalam mata yang lepas, yakni retina. Jangan menyepelekan karena kondisi ini sangat berbahaya, harus ditangani sesegera mungkin. Jika tidak maka resiko kebutaan permanen bisa terjadi. Apabila retina mata lepas dari posisi awalnya penglihatan menjadi terganggu. Gangguan ini dapat terjadi sebagian saja maupun seluruhnya, di mana itu bergantung pada seberapa besarkah bagian retina mata yang terlepas. Siapapun dapat mengalami ablasi retina ini, tetapi biasanya terjadi pada seseorang dengan umur 50 tahun lebih. Sekarang mari ketahui gejala-gejalanya.

Penyakit Ablasi Retina disebabkan oleh apa? 1

Gejala ablasi retina

Tak ada rasa sakit tetapi penglihatan dapat menghilang tiba-tiba, bisa juga didahului dengan beberapa gejala seperti:

  1. Lapang pandang yang menyempit
  2. Bercak hitam muncul, seperti melayang pada penglihatan atau floaters
  3. Penglihatan jadi tertutup atau kabur, layaknya bayangan tirai
  4. Fotopsia (Kilatan cahaya di penglihatan)

Faktor penyebab terjadinya ablasi retina

Ada beberapa macam keadaan yang bisa menjadi faktor penyebab retina terlepas, di antaranya adalah:

  1. Jaringan parut terbentuk pada permukaan retina

Karenanya retina jadi tertarik kemudian lepas. Biasanya terjadi pada seseorang yang menderita penyakit diabetes, yakni gula darah dalam tubuh tak terkontrol dengan sempurna.

  • Robekan kecil dalam retina mata

Yang kedua karena robekan kecil dalam retina mata. Dapat membuat cairan pada bagian tengah dari bola mata atau cairan vitreus merembes masuk kemudian menumpuk pada bagian belakang retina. Dan membuat semua lapisan retina jadi terlepas dari dasarnya. Robekan di retina mata biasa disebabkan karena jaringan yang berubah seiring perkembangan usia. Penderita rabun jauh, dan juga yang pernah operasi katarak sama-sama beresiko mengalami kondisi robekan retina mata mereka.

  • Cairan vitreus menumpuk dan ada robekan di retina
Baca Juga  Jangan Dianggap Remeh! Ini 10 Manfaat Daun Sereh Bagi Kesehatan Tubuh

Keadaan ini bisa diakibatkan karena tumor, cedera, penyakit degenerasi makula, dan peradangan.

Diagnosis penyakit ablasi retina

Dalam menentukan diagnosis dari kondisi ini, dokter mata biasanya melakukan pemeriksaan oftalmoskopi memakai alat khusus. Dengan cara ini dokter mata dapat melihat bagian dalam mata pasien. Apabila oftalmoskopi tak bisa membantu mengamati kondisi retina secara jelas, biasanya karena kondisi perdarahan pada mata, maka USG mata akan dilakukan.

Pengobatan kondisi ablasi retina

Untuk pengobatannya ada beberapa macam metode. Di mana metode yang digunakan berbeda-beda tergantung pada kondisi pasien. Beberapa di antaranya yaitu:

  1. Kriopeksi

Caranya membekukan robekan pada retina mata. Supaya retina mata bisa menempel di dinding mata dan tidak terlepas lagi.

  • Fotokoagulasi atau terapi laser

Yang kedua ini menggunakan sinar laser untuk membakar jaringan pada sekitar robekan retina mata. Selain itu laser pun dapat membantu supaya retina tetap menempel pada tempatnya.

Kedua cara di atas biasa dilakukan oleh dokter mata apabila kondisi retina yang robek tetapi masih belum terlepas. Cara ini dilakukan untuk mencegah retina terlepas sekaligus memperbaikinya.

Apabila retina sudah terlepas maka berikut cara pengobatannya:

  1. Vitrektomi

Mengeluarkan jaringan yang menarik retina dan cairan vitreus. Lalu silikon atau gelembung gas disuntikkan pada mata pasien supaya retina tetap tertahan di posisi seharusnya. Seiring berjalannya waktu gelembung gas pun akan digantikan alami dengan cairan tubuh.

  • Pneumatic retinopexy

Cara pengobatan menyuntikkan gelembung gas pada mata pasien, menekan retina untuk kembali pada posisi normalnya. Pneumatic retinopexy digunakan jika retina terlepas hanya sedikit saja.

  • Scleral buckling

Silikon akan ditempatkan pada bagian sisi luar putih mata atau sclera. Cara Scleral buckling memanfaatkan silikon untuk mendekatkan dinding bola mata menuju retina. Dengan begitu retina pada kembali ke posisi yang benar. Apabila kondisi retina mata yang lepas sangat parah, silikon pun dipasang posisi melingkari mata permanen. Jangan khawatir karena silikon tak akan menghalangi penglihatan.

Baca Juga  9 Manfaat Daun Salam Bagi Kesehatan

Penting untuk selalu kontrol gula darah juga tekanan darah, supaya pembuluh darah retina kondisinya selalu sehat. Pakai pelindung mata ketika berolahraga yang beresiko menyebabkan mata cedera. Rutin periksa kesehatan mata paling tidak setahun satu kali. Apabila Anda terserang diabetes, pemeriksaan mata rutin lebih diperlukan. Jika muncul floaters, kilatan cahaya, dan perubahan ke lapang pandang, jangan tunda lagi dan segera konsultasi ke dokter mata langganan Anda.